Jawa Timur
Home / Jawa Timur / Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Pemprov Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp9,87 Miliar di Magetan

Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Pemprov Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp9,87 Miliar di Magetan

MAGETAN — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan anggaran sebesar Rp9,87 miliar untuk memperkuat jaring pengaman sosial dan mendongkrak perekonomian warga di Kabupaten Magetan. Bantuan yang menyasar kelompok rentan, keluarga prasejahtera, penyandang disabilitas berat, hingga penguatan ekonomi desa ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Penyaluran bantuan ini dikemas dalam acara “Sapa Bansos Unggul Maju Berkelanjutan” yang digelar di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, Selasa, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

“Kegiatan di Magetan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat bantalan sosial bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1-4 dengan kualifikasi tertentu,” kata Khofifah.

Khofifah menekankan bahwa program ini tidak sekadar intervensi jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan dasar. Lebih dari itu, bantuan dirancang sebagai instrumen pemberdayaan agar masyarakat rentan bisa lebih mandiri dan produktif dalam jangka panjang.

Secara rinci, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyalurkan porsi terbesar senilai Rp4,625 miliar. Alokasi ini dibagi ke dalam beberapa program strategis, antara lain:

Mahfud MD Nilai Pembentukan Wantimpres oleh Presiden Prabowo Langgar Undang-Undang

  • PKH Plus: Rp2,578 miliar untuk 1.289 keluarga (masing-masing menerima Rp2 juta per tahun).
  • Penanganan Kemiskinan Ekstrem: Rp1,075 miliar yang disalurkan kepada 717 jiwa.
  • Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD): Rp496,8 juta untuk 138 penerima manfaat.
  • BOP & Tali Asih Pilar Sosial: Rp286,6 juta untuk 127 personel pilar sosial (Pendamping Disabilitas, Pendamping PKH, TKSK, dan Tagana).
  • BLT DBHCHT: Rp189 juta untuk 189 buruh pabrik rokok (masing-masing Rp1 juta per tahun).

Guna membentengi pelaku usaha mikro dari jeratan rentenir, BUMD Provinsi Jatim juga turut membagikan zakat produktif senilai total Rp50 juta kepada 100 pelaku usaha kecil, dengan nominal Rp500 ribu per orang sebagai modal tambahan.

Sektor pemberdayaan wilayah juga mendapat perhatian serius. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jatim mengucurkan Rp921,5 juta yang dialokasikan untuk program Jatim Puspa, Desa Berdaya, bantuan BUMDESA, hingga Bantuan Keuangan Kabupaten.

Melengkapi intervensi tersebut, Pemprov Jatim menyalurkan dana sebesar Rp4,270 miliar melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Perumahan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Khofifah berharap seluruh stimulus ini dapat dieksekusi secara optimal agar langsung memberikan dampak instan terhadap peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat.

Merespons dukungan masif ini, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Pemprov Jatim. Menurutnya, sinergi ini sangat krusial dalam mempercepat roda pembangunan daerah. “Sapa Bansos ini menjadi simbol kolaborasi kuat dalam mengurai permasalahan sosial. Kami optimistis langkah ini membawa dampak positif yang masif bagi kesejahteraan masyarakat Magetan,” pungkah Bupati Nanik.

Kembali ke Jatim, Irjen Dekananto Resmi Jabat Kapolda Baru

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *