Bangkalan, linejatim – Direktur Utama PUDAM Bangkalan, Sjobirin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan tengah mengupayakan hibah aset Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tangkel dari pemerintah pusat agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Menurut Sjobirin, SPAM Tangkel awalnya merupakan aset milik Badan Pengembangan Wilayah Surabaya–Madura (BPWS) yang dibangun untuk penyediaan air di kawasan kaki Jembatan Suramadu atau kawasan Kanean dan rest area Suramadu.
Ia menjelaskan pembangunan fasilitas tersebut dimulai sekitar 2017–2018 dan rampung pada 2019–2020. Namun setelah pembangunan selesai, BPWS dibubarkan sehingga aset tersebut tetap berstatus sebagai barang milik negara di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Selama beberapa tahun terakhir aset tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal karena masih menjadi barang milik negara,” ujar Sjobirin.
Melihat investasi pemerintah pusat yang belum dimanfaatkan secara optimal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan kemudian mengajukan proses hibah agar aset itu dapat dikelola oleh daerah.
Sjobirin mengatakan proses pengajuan hibah sudah dilakukan sejak masa kepemimpinan bupati sebelumnya dan berlanjut pada masa Bupati Bangkalan Lukman.
“Bupati Bangkalan melakukan koordinasi ke Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Kementerian PU untuk mengajukan proses hibah barang milik negara tersebut,” katanya.
Ia menyebut saat ini pihaknya telah menerima surat yang menyatakan bahwa SPAM Tangkel akan dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Meski demikian, proses hibah masih harus melalui beberapa tahapan lanjutan, termasuk persetujuan dari Presiden.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan, lanjut Sjobirin, merencanakan pemanfaatan SPAM Tangkel untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya di kawasan Suramadu dan sejumlah kompleks perumahan di sekitarnya.
“Karena jaringan pipa yang sudah tertanam memang mengarah ke kawasan Suramadu, maka pemanfaatannya nanti difokuskan untuk masyarakat Bangkalan di wilayah tersebut,” ujarnya.
Ia berharap proses hibah dapat berjalan lancar sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat Bangkalan.


Comment