Jawa Timur
Home » Berita » Warunk Boejang Lapoek (WBL) Hadirkan Nuansa Timur Tengah, Tawarkan Sensasi Ramadhan yang Berbeda untuk Mahasiswa

Warunk Boejang Lapoek (WBL) Hadirkan Nuansa Timur Tengah, Tawarkan Sensasi Ramadhan yang Berbeda untuk Mahasiswa

BANGKALAN, linejatim – Menyambut aktifnya kembali kegiatan perkuliahan di bulan suci Ramadhan, Warunk Boejang Lapoek (WBL) menghadirkan sebuah gebrakan unik yang mencuri perhatian mahasiswa, Kafe yang dikenal dengan harga ramah di kantong ini tampil berbeda yaitu menghadirkan nuansa timur tengah yang kental dengan khas syariah, Senin malam ( 23/02/2026).

Nuansa yang di tawarkan dalam kegiatan memukau tersebut menghadirkan alunan lagu kasidahan yang berciri khas timur tengah sehingga menjelma menjadi ruang nongkrong yang sangat nyaman sekaligus memberi pesan spiritual. Pada momen Ramadhan ini, para kru kafe tampil mengenakan busana jubah menarik, dipadukan dengan dekorasi klasik yang terbuat dari bahan bambu serta ornamen yang menarik seolah memberi kesan hangat.

Meski tampil dengan konsep baru, WBL tetap mempertahankan ciri khasnya. Menu yang disajikan masih mengandalkan racikan kopi andalan dengan cita rasa kuat dan konsisten yang mungkin berbeda dengan kafe umumnya. Menariknya, seluruh menu tetap dibanderol dengan harga bersahabat, menjadikannya pilihan favorit bagi mahasiswa yang ingin menikmati waktu berbuka atau bersantai selepas tarawih.

Owner Warunk Boejang Lapoek (WBL) Rifky Baidhowi atau yang di kenal dengan sapaan Lora Ci menyampaikan bahwa konsep desain dan tema yang dihadirkan pada malam ini merupakan bentuk refleksi dari semangat Ramadhan itu sendiri.

“Momentum Ramadhan sangat menginspirasi kami untuk melakukan sesuatu yang berbeda, jika biasanya kami mengadakan acara Live Music dengan berbagai genre mulai dari pop, reggae, dan dangdut. Di Bulan Suci Ramadhan kali ini kami ingin menghadirkan suasana yang berbeda tapi tetap mempertahankan nilai-nilai religius yang relevan dengan minat anak muda, khususnya mahasiswa, untuk itu malam hari ini kita menghadirkan Gambus Modern Asli Madura dengan nama The Lover” ujarnya.

Geruduk Polres, Para Kepala Desa di Bangkalan Tuntut Penuntasan Sindikat Pencurian Sapi

Warung Bujang Lapok (WBL) tidak hanya menawarkan kopi dan hidangan yang menarik tetapi juga memberi pengalaman Ramadhan yang berkesan. Gebrakan ini diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi mahasiswa UTM untuk berkumpul, berdiskusi, dan menikmati Ramadhan dalam suasana yang lebih bermakna.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *