SUMENEP linejatim – Bulan suci Ramadhan tahun ini menjadi momen yang sangat spesial bagi Kantor Urusan Agama (KUA) Kalianget. Mereka berinisiatif menguatkan nilai-nilai keluarga lewat gerakan MOST (Move for Sakinah Maslahat). Kegiatan bimbingan keluarga sakinah yang berlangsung pada tanggal 3 Maret 2026 di Mushalla Al-Ghufron ini dikemas dengan semangat “Joyful Ramadhan”, menciptakan suasana pembinaan yang hangat, mendalam, dan penuh makna. Acara ini dihadiri oleh 40 peserta yang antusias.
MOST sendiri adalah upaya KUA untuk membangkitkan ketahanan keluarga berlandaskan nilai agama dan sosial. Lewat pendekatan dialogis dan partisipatif, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Kalianget bersama jamaah Majelis Taklim Al-Ghufron Kalianget, aktif berdiskusi tentang peran vital keluarga sebagai fondasi utama masyarakat yang maslahat. Ramadhan dipilih sebagai waktu yang strategis untuk memperkuat spiritualitas sekaligus merenungkan kembali peran suami, istri, dan orang tua dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Kepala KUA Kalianget, Habari, menegaskan dalam sambutannya bahwa keluarga sakinah itu bukan cuma soal keharmonisan rumah tangga, tapi juga tanggung jawab moral dan sosial yang besar. “MOST ini gerakan kita bersama. Dari majelis taklim, kita kuatkan komitmen membangun keluarga yang saling menguatkan, menjaga, dan mendoakan,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Di tengah keberkahan Ramadhan, materi bimbingan kali ini fokus pada komunikasi keluarga yang efektif, penguatan rasa kasih sayang, dan pola pengasuhan yang didasari akhlak serta keteladanan. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman, membuktikan bahwa majelis taklim bukan hanya tempat mengaji, tapi juga ruang belajar dan bertumbuh bersama.
Semangat “Joyful Ramadhan” memang terasa banget dengan pendekatan yang lebih humanis dan menyentuh hati. Selain materi, acara juga diisi refleksi, doa bersama, dan komitmen untuk menjadikan keluarga sebagai tempat ternyaman dan teraman bagi setiap anggotanya.
Akh. Masturi (Fasilitator/Penyuluh KUA Kalianget) dalam pemaparannya berharap, melalui gerakan MOST ini, majelis taklim bisa jadi motor penggerak lahirnya keluarga sakinah yang maslahat di masyarakat. Ramadhan pun tak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tapi juga momentum transformasi sosial yang dimulai dari rumah dan diperkuat oleh kebersamaan umat.


Comment