BANGKALAN, linejatim – Bupati Bangkalan memberikan apresiasi tinggi atas Launching JI-POL INDONESIA yang digelar di kafe Parja di kawasan Telang kabupaten Bangkalan dengan mengusung tema “Arah Politik 2029: Pilkada Langsung atau Tidak Langsung” (30/01/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Lukman Hakim berharap kehadiran JI-POL mampu menjadi wadah bagi ide-ide kritis yang konstruktif, Sekaligus memberi dorongan kongrit dengan membuka ruang pendopo untuk dijadikan tempat ngaji politik pada sesi berikutnya.
Selain itu Bupati juga menyampaikan bahwa dinamika aktivisme saat ini membutuhkan ruang literasi yang lebih kuat. Dirinya tak segan memberikan catatan terhadap fenomena gerakan aktivis yang dinilainya terkadang cenderung “latah” dalam merespons kebijakan pemerintah.
”Mohon maaf, terkadang gerakan teman-teman aktivis ini cenderung latah dalam menanggapi kebijakan pemerintah.Kalau saya dulu untuk melakuan sebuah gerakan itu terkadang mengkajinya itu kurang lebih satu bulan untuk mematangkan konsep gerkan” Dalam sambutan Bupati sembari mengenang dirinya saat jadi aktivis di malang.
Sementara itu Sesepuh Padepokan Praja Dr. Markus menegaskan bahwa konsep “Ngaji Politik” di JI-POL bukan sekadar diskusi rutin, melainkan upaya mempererat persaudaraan melalui kajian akademik yang mendalam, Dirinya juga menjamin kegitan ini murni demi mencerdaskan anak bangsa tanpa ada sedikit kepentingan apapun diluar itu.
Lebih lanjut, Dr. Markus menekankan kepada JI-POL untuk mampu menembus lorong gelap kampus dalam menghidupkan kembali tradisi intelektual yang sempat pudar, Dirinya mendorong Presiden JI-POL untuk terus melakukan ekspansi dalam menggaungkan ngaji politik yang lahir dari JI-POL di setiap kabupaten kota.
Harapan tinggi pun disematkan pada JI-POL denagn jargon “Atas Nama Indonesia Merdeka” kegitan ini lahir dari Bumi Dzikir dan Shalawat bertumbuh kembang untuk Indonesia.tutupnya.


Comment