Madura
Home » Berita » Jurnalis Bangkalan “Walk Out”! Kecewa Berat Pimpinan Kapolres Tak Hadir dalam Audiensi Kritis

Jurnalis Bangkalan “Walk Out”! Kecewa Berat Pimpinan Kapolres Tak Hadir dalam Audiensi Kritis

Oplus_131072

Bangkalan, linejatim – Suasana tegang mewarnai markas Polres Bangkalan hari ini Sejumlah insan pers yang tergabung dalam Wartawan Peduli Keadilan (WPK) secara kompak melakukan aksi walk out (keluar) dari ruang pertemuan.(28/11/2025).

​Aksi tegas ini dipicu oleh ketidakhadiran Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono dalam agenda audiensi krusial yang sudah dijadwalkan pada 28 November yang membawa isu-isu penting untuk dibahas langsung dengan pucuk pimpinan.

Merasa sangat dikecewakan​ Pertemuan yang sedianya menjadi forum tatap muka bersam AKBP Hendro Sukmono sebagai Pimpinan Kapolres, Mendadak hanya diwakilkan oleh Kasat Reskrim beserta jajaran para jurnalis dan komunitas memutuskan untuk menolak audiensi dan menunda seluruh pembahasan hingga Pimpinan Kapolres bersedia hadir secara langsung di meja perundingan.

Syaiful Anam, dari mediapojoknasional.com selaku koordinator audiensi menegaskan, kehadiran Kapolres sangat penting, mengingat tujuan pertemuan tersebut tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyampaikan sejumlah permasalahan yang dirasakan masyarakat dalam mendapatkan keadilan hukum.

“Kami dari Wartawan Peduli Keadilan menyatakan kekecewaan, sebab tujuan kami audensi kepada Kapolres Bangkalan Selain silaturahmi dan memperkenalkan diri, kami juga ingin menyampaikan keluh kesah masyarakat dalam mendapatkan keadilan melalui proses hukum di Polres Bangkalan,” ungkap Anam.

Menatap Porprov 2027: KONI Bangkalan Andalkan Kualitas SDM Atlet

Bentuk kekecewaan pun datang Pimpinan redaksi Kabarmetronews.com terhadap Kapolres Bangkalan.

Achmad Arif menyampaikan Seharusnya AKBP Hendro Sukmono Siap hadir memberi apresiasi dan iktikad baik terhadap upaya audiensi yang diajukan oleh rekan-rekan media, Karena kedatangan WPK ini merupakan representasi langsung dari suara masyarakat Kabupaten Bangkalan,
​Mengingat profesi jurnalis bersentuhan langsung dengan denyut nadi publik, Mereka adalah pihak yang setiap hari mendengar dan menyalurkan keluh kesah, jeritan keadilan, serta aspirasi rakyat kepada pemangku kepentingan.

Oleh karena itu, “Kehadiran AKBP Hedro dalam forum dialog adalah bentuk penghargaan terhadap hak publik untuk didengar.”Pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *